Aplikasi Catatan Keuangan: 8 Hal yang Perlu Dicek Sebelum Memilih (Plus Daftar Periksa)

Tim Artos · · 8 menit baca

Mencari aplikasi catatan keuangan di toko aplikasi akan memunculkan puluhan pilihan dengan rating yang mirip-mirip. Masalahnya, aplikasi yang bagus untuk orang lain belum tentu cocok untuk Anda. Ada yang butuh mencatat cepat di jalan, ada yang peduli privasi, ada yang perlu mencatat hutang ke teman. Artikel ini tidak membuat peringkat. Kami memberi 8 hal yang bisa Anda cek sendiri, plus daftar periksa yang bisa dicetak.

Satu hal perlu kami sampaikan di awal: blog ini dibuat oleh tim yang mengembangkan Artos Money Manager. Karena itu kami tidak menilai aplikasi lain, dan saat membahas Artos di akhir artikel, kami juga menulis apa yang tidak bisa dilakukannya. Pertimbangkan bias kami saat membaca.

Kenapa perlu kriteria sebelum memilih aplikasi pencatat pengeluaran

Kebanyakan orang berhenti mencatat bukan karena malas, tetapi karena aplikasinya tidak cocok dengan cara mereka hidup. Mencatat butuh terlalu banyak ketukan, laporannya membingungkan, atau datanya hilang saat ganti HP. Setelah dua kali kecewa, mencatat keuangan dianggap "bukan untuk saya".

Memilih dengan kriteria membantu Anda menghindari itu. Tentukan dulu mana yang wajib, mana yang sekadar bagus jika ada. Jika baru mulai, baca juga cara mencatat keuangan harian agar tahu apa saja yang sebenarnya perlu dicatat.

8 hal yang perlu dicek pada aplikasi catatan keuangan

1. Bisa dipakai offline

Transaksi sering terjadi di tempat yang sinyalnya lemah: pasar, parkiran basement, perjalanan. Aplikasi yang hanya bisa mencatat saat online akan membuat Anda menunda, lalu lupa. Cara mengeceknya mudah: nyalakan mode pesawat, buka aplikasi, dan coba catat satu transaksi.

2. Privasi, akun, dan kunci aplikasi

Catatan keuangan berisi hal yang sangat pribadi: penghasilan, utang, kebiasaan belanja. Tanyakan tiga hal. Apakah harus membuat akun atau login? Ke mana data disimpan, di HP atau di server pengembang? Apakah ada kunci PIN atau sidik jari agar orang yang meminjam HP Anda tidak bisa membukanya? Bagian keamanan data di halaman Google Play dan privasi aplikasi di App Store bisa menjadi titik awal pengecekan.

3. Kecepatan mencatat

Ini kriteria yang paling sering diremehkan. Hitung berapa ketukan dari membuka aplikasi sampai satu pengeluaran tersimpan. Jika lebih dari 10 detik, kebiasaan mencatat akan sulit bertahan. Fitur kecil membantu: kalkulator di kolom jumlah, transaksi berulang untuk tagihan rutin, dan pengingat harian.

4. Kategori, laporan, dan anggaran

Kategori harus bisa ditambah, diganti nama, dan digabung, karena kebutuhan Anda berubah. Laporan sebaiknya bisa dilihat per hari, bulan, tahun, dan rentang tanggal, dengan grafik per kategori. Untuk anggaran, cek apakah batasnya bisa per kategori dan apakah periodenya bisa mengikuti tanggal gajian, bukan selalu tanggal 1. Alasannya dijelaskan di cara mengatur gaji bulanan.

5. Dompet dan transfer antar dompet

Uang Anda tersebar di tunai, rekening bank, dan e-wallet. Aplikasi yang baik menyimpan saldo per dompet dan punya fitur transfer, sehingga tarik tunai atau top up tidak tercatat sebagai pengeluaran. Tanpa fitur ini, laporan pengeluaran Anda akan selalu terlalu besar.

6. Catatan hutang piutang

Meminjamkan uang ke teman atau berutang ke saudara adalah hal biasa. Cek apakah aplikasi bisa mencatat siapa, berapa, dan cicilan pembayarannya, tanpa membuat laporan pemasukan dan pengeluaran jadi kacau. Detailnya ada di cara mencatat hutang piutang.

7. Backup, pindah HP, dan ekspor Excel

Data berbulan-bulan bisa hilang dalam sekejap jika HP rusak. Cek apakah ada backup otomatis, ke mana backup disimpan, dan bagaimana memulihkannya di HP baru. Cek juga ekspor ke Excel: ini memastikan data tetap bisa Anda bawa dan olah sendiri, misalnya dengan template catatan keuangan Excel. Perhatikan apakah ekspor dibatasi di versi gratis.

8. Iklan dan model harga

Aplikasi perlu biaya untuk dikembangkan, jadi wajar jika ada iklan atau versi berbayar. Yang perlu diketahui sejak awal adalah modelnya: gratis dengan iklan, sekali bayar, atau langganan bulanan/tahunan. Cek juga fitur apa saja yang hanya ada di versi berbayar, supaya tidak kaget setelah data Anda sudah banyak.

Daftar periksa aplikasi catatan keuangan (bisa dicetak)

Cetak atau tangkap layar tabel ini, lalu isi kolom kosong untuk dua aplikasi yang sedang Anda pertimbangkan. Tandai kriteria yang wajib bagi Anda dengan huruf W.

KriteriaPertanyaan untuk dicekWajib?Aplikasi AAplikasi B
OfflineBisa mencatat dalam mode pesawat?
AkunBisa dipakai tanpa daftar dan login?
DataDisimpan di HP atau dikirim ke server?
KunciAda PIN atau sidik jari/Face ID?
KecepatanSatu transaksi tersimpan dalam 10 detik?
BerulangGaji dan tagihan bisa dicatat otomatis?
PengingatAda pengingat harian yang jamnya bisa diatur?
KategoriBisa ditambah, diganti nama, digabung?
LaporanHarian, bulanan, tahunan, rentang tanggal, grafik?
AnggaranPer kategori, periode ikut tanggal gajian?
DompetSaldo per dompet dan transfer antar dompet?
HutangCatat pinjaman, cicilan, dan sisanya?
BackupOtomatis? Mudah dipulihkan di HP baru?
EksporKe Excel? Dibatasi atau tidak?
HargaIklan, sekali bayar, atau langganan?

Cara menguji aplikasi catatan keuangan harian dalam 7 hari

Deskripsi di toko aplikasi hanya separuh cerita. Cara paling jujur untuk menilai adalah memakainya.

  1. Hari 1: pasang aplikasi, isi dompet dan saldonya, rapikan kategori. Catat berapa lama persiapannya.
  2. Hari 1–6: catat semua transaksi, termasuk parkir dan jajan. Perhatikan kapan Anda mulai malas membuka aplikasi.
  3. Hari 3: coba satu tarik tunai atau top up sebagai transfer. Pastikan tidak masuk ke pengeluaran.
  4. Hari 5: buat satu anggaran kategori dan satu transaksi berulang.
  5. Hari 7: buka laporan mingguan, ekspor ke Excel, dan lakukan backup. Jika memungkinkan, coba pulihkan backup di HP lain.

Setelah seminggu, isi daftar periksa di atas. Aplikasi yang masih Anda buka dengan senang hati di hari ketujuh biasanya pilihan yang tepat, lebih dari aplikasi dengan fitur terbanyak.

Artos dinilai dengan kriteria yang sama

Sekali lagi, kami yang membuat Artos, jadi silakan uji sendiri klaim di bawah ini. Berikut posisinya terhadap 8 kriteria tadi:

KriteriaArtos
OfflineBisa dipakai offline
Privasi dan kunciTanpa akun dan login; data terenkripsi di HP, tidak dikirim ke server Artos; kunci PIN dengan Face ID atau sidik jari
KecepatanTombol + di tab Harian, kalkulator di kolom jumlah, transaksi berulang, pengingat harian
Kategori, laporan, anggaranKategori bisa ditambah, diganti nama, digabung; laporan harian sampai rentang tanggal dengan grafik; anggaran per kategori dengan awal bulan 1–28
DompetTunai, rekening bank, e-wallet; transfer tidak dihitung sebagai pemasukan/pengeluaran
Hutang piutangAda, dengan pembayaran per orang dan status lunas
Backup dan eksporBackup otomatis harian ke Google Drive Anda, atau file backup untuk pindah HP; ekspor Excel gratis tanpa batas
HargaGratis dengan iklan; hapus iklan dengan sekali bayar, tanpa langganan

Yang belum bisa dilakukan Artos, supaya Anda tidak kecewa:

Jika salah satu poin di atas wajib bagi Anda, misalnya mencatat bersama pasangan dari dua HP, Artos bukan pilihan yang tepat untuk saat ini.

Mulai memakai Artos dalam 5 menit

Jika daftar periksa Anda cocok, berikut cara memulai Artos Money Manager:

  1. Unduh dan buka. Tidak ada pendaftaran; pilih mata uang dan bahasa (Indonesia atau Inggris).
  2. Pasang kunci PIN dan aktifkan Face ID atau sidik jari bila ingin.
  3. Tambah dompet di Pengaturan › Dompet beserta saldo saat ini.
  4. Atur awal bulan di Pengaturan › Awal bulan sesuai tanggal gajian, lalu buat anggaran di Pengaturan › Anggaran bulanan › Tambah anggaran.
  5. Catat dari tab Harian dengan tombol +, dan nyalakan Pengaturan › Pengingat harian.
  6. Aktifkan backup otomatis ke Google Drive Anda, dan coba ekspor ke Excel sekali agar tahu hasilnya.
Layar kunci PIN aplikasi Artos untuk melindungi catatan keuangan pribadi
Kunci PIN di Artos: catatan keuangan hanya bisa dibuka oleh Anda.

Ingin gambaran lengkap setelah mulai mencatat? Lanjutkan ke panduan cara mengatur keuangan pribadi.

Ringkasnya: pilih aplikasi catatan keuangan berdasarkan 8 hal: offline, privasi dan kunci, kecepatan mencatat, kategori-laporan-anggaran, dompet dan transfer, hutang piutang, backup dan ekspor Excel, serta model harga. Tentukan mana yang wajib, uji selama 7 hari, lalu nilai dengan daftar periksa. Artos memenuhi sebagian besar kriteria itu, tetapi tidak punya sinkronisasi antar perangkat, koneksi bank, atau versi web.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah aplikasi catatan keuangan offline aman?

Aplikasi offline tidak perlu mengirim data ke server untuk bekerja, sehingga risiko kebocoran dari sisi server lebih kecil. Keamanannya tetap bergantung pada HP Anda, jadi pilih aplikasi yang punya kunci PIN atau sidik jari dan cara backup yang Anda kendalikan sendiri.

Apakah aplikasi catatan keuangan gratis cukup untuk pemakaian sehari-hari?

Untuk kebanyakan orang, cukup. Yang perlu dicek adalah fitur apa yang dikunci di versi gratis, seberapa mengganggu iklannya, dan apakah ekspor atau backup dibatasi. Baca halaman aplikasinya di toko aplikasi dan coba sendiri sebelum memutuskan membayar.

Lebih baik aplikasi atau Excel untuk mencatat keuangan?

Aplikasi di HP lebih cepat untuk mencatat saat itu juga, sedangkan Excel lebih bebas untuk analisis. Banyak orang memakai keduanya: mencatat di aplikasi setiap hari, lalu mengekspor ke Excel di akhir bulan. Pastikan aplikasinya punya fitur ekspor.

Apa yang terjadi pada data saya jika ganti HP?

Tergantung aplikasinya. Ada yang menyimpan data di akun online, ada yang memakai backup ke penyimpanan cloud milik Anda atau file backup yang dipindahkan manual. Uji proses pindah HP atau pulihkan backup sebelum data Anda banyak, bukan saat HP sudah hilang.